Bacarita Jadi Ruang Dialog, Kalapas Perempuan Ambon Pererat Hubungan dengan Warga Binaan
Ambon – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Perempuan Kelas III Ambon, Hesta didampingi staf pembinaan, menggelar kegiatan Bacarita bersama warga binaan sebagai ruang dialog untuk mempererat komunikasi dan memperkuat pelaksanaan program pembinaan, Selasa (21/7)
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini dimanfaatkan untuk memberikan arahan kepada warga binaan terkait rancangan program pembinaan yang akan dilaksanakan di Lapas Perempuan Ambon. Selain itu, warga binaan juga diberi kesempatan untuk menyampaikan masukan dan harapan guna mendukung pelaksanaan pembinaan yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan mereka.
Kalapas Perempuan Ambon, Hesta Van Harling, mengatakan bahwa kegiatan Bacarita merupakan bagian dari pendekatan humanis yang terus diterapkan dalam proses pembinaan.
"Bacarita menjadi wadah bagi kami untuk membangun komunikasi yang terbuka dengan warga binaan. Melalui dialog ini, kami berharap setiap program pembinaan yang dirancang dapat memberikan manfaat, meningkatkan keterampilan, serta mempersiapkan warga binaan agar siap kembali berbaur dengan masyarakat," ujar Hesta.
Salah seorang warga binaan, Warga Binaan A, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kesempatan berdialog secara langsung dengan Kalapas membuat warga binaan merasa lebih diperhatikan dan didengarkan.
"Kami senang karena dapat menyampaikan pendapat dan mendengar langsung arahan dari Ibu Kalapas. Kegiatan seperti ini memberikan motivasi kepada kami untuk mengikuti program pembinaan dengan baik dan terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik," ungkap Warga Binaan A.
Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Kelas Ambon terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang berkualitas, partisipatif, dan berorientasi pada pembentukan pribadi warga binaan yang lebih mandiri, produktif, serta siap menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana.