Dari Pembinaan Menuju Perubahan, Warga Binaan Lapas Perempuan Ambon Khatam Al-Qur'an
Admin
10 July 2026
Ambon – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon menggelar kegiatan Khatam Al-Qur'an di Masjid An-Nur Lapas Perempuan Kelas III Ambon sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian di bidang kerohanian Islam. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Lapas Perempuan Ambon didampingi Kepala Sub Seksi Pembinaan serta dihadiri oleh petugas pembinaan, Jumat (10/7).
Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh 5 orang warga binaan yang telah menyelesaikan pembacaan 30 juz Al-Qur'an melalui pembinaan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin. Prosesi khatam diawali dengan pembacaan Surah Ad-Dhuha kemudian dilanjutkan dengan Doa Khatam Al-Qur'an sebagai ungkapan rasa syukur atas selesainya membaca Al-Qur'an secara utuh.
Dalam sambutannya, Kepala Lapas Perempuan Ambon, Hesta Van Harling, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan untuk membentuk pribadi yang lebih baik.
"Melalui pembinaan keagamaan, kami ingin membentuk warga binaan yang memiliki keimanan, akhlak, dan karakter yang lebih baik sehingga siap kembali dan diterima di tengah masyarakat. Khatam Al-Qur'an ini menjadi salah satu wujud nyata bahwa proses pembinaan di Lapas Perempuan Ambon berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi warga binaan," ujar Hesta.
Salah satu warga binaan berinisial A mengaku bersyukur dapat mengikuti pembinaan hingga berhasil menyelesaikan khatam Al-Qur'an.
"Saya sangat bersyukur bisa mengikuti pembinaan ini sampai khatam Al-Qur'an. Kegiatan ini membuat saya lebih tenang, lebih dekat kepada Allah SWT, dan memotivasi saya untuk terus memperbaiki diri agar menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat," ungkap A.
Melalui kegiatan Khatam Al-Qur'an ini, Lapas Perempuan Kelas III Ambon terus berkomitmen menghadirkan pembinaan keagamaan yang berkelanjutan sebagai sarana pembentukan karakter, penguatan iman, dan peningkatan akhlak warga binaan. Diharapkan nilai-nilai Al-Qur'an yang telah dipelajari dapat menjadi pedoman hidup sehingga mereka mampu kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, mandiri, dan bertanggung jawab.
Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh 5 orang warga binaan yang telah menyelesaikan pembacaan 30 juz Al-Qur'an melalui pembinaan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin. Prosesi khatam diawali dengan pembacaan Surah Ad-Dhuha kemudian dilanjutkan dengan Doa Khatam Al-Qur'an sebagai ungkapan rasa syukur atas selesainya membaca Al-Qur'an secara utuh.
Dalam sambutannya, Kepala Lapas Perempuan Ambon, Hesta Van Harling, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan untuk membentuk pribadi yang lebih baik.
"Melalui pembinaan keagamaan, kami ingin membentuk warga binaan yang memiliki keimanan, akhlak, dan karakter yang lebih baik sehingga siap kembali dan diterima di tengah masyarakat. Khatam Al-Qur'an ini menjadi salah satu wujud nyata bahwa proses pembinaan di Lapas Perempuan Ambon berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi warga binaan," ujar Hesta.
Salah satu warga binaan berinisial A mengaku bersyukur dapat mengikuti pembinaan hingga berhasil menyelesaikan khatam Al-Qur'an.
"Saya sangat bersyukur bisa mengikuti pembinaan ini sampai khatam Al-Qur'an. Kegiatan ini membuat saya lebih tenang, lebih dekat kepada Allah SWT, dan memotivasi saya untuk terus memperbaiki diri agar menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat," ungkap A.
Melalui kegiatan Khatam Al-Qur'an ini, Lapas Perempuan Kelas III Ambon terus berkomitmen menghadirkan pembinaan keagamaan yang berkelanjutan sebagai sarana pembentukan karakter, penguatan iman, dan peningkatan akhlak warga binaan. Diharapkan nilai-nilai Al-Qur'an yang telah dipelajari dapat menjadi pedoman hidup sehingga mereka mampu kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, mandiri, dan bertanggung jawab.