Ekspresikan Diri Lewat Seni, Warga Binaan Lapas Perempuan Ambon Antusias Ikuti Kelas Tari
Ambon – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang bermanfaat bagi warga binaan. Salah satu wujud komitmen tersebut diwujudkan melalui Kelas Tari Tifa Kreasi yang rutin dilaksanakan di Ruang Aula Lapas Perempuan Ambon, Rabu (15/7)
Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh warga binaan dan didampingi oleh Staf Pembinaan selama proses latihan berlangsung. Dalam kelas tersebut, warga binaan mempelajari gerakan dasar hingga koreografi Tari Tifa Kreasi sebagai salah satu upaya melestarikan budaya Maluku, sekaligus mengembangkan kreativitas, kedisiplinan, kekompakan, dan rasa percaya diri.
Kepala Sub Seksi Pembinaan Lapas Perempuan Ambon, Wa Otje, mengatakan bahwa kelas tari merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan mengembangkan potensi positif warga binaan melalui pendekatan seni dan budaya.
"Melalui kelas Tari Tifa Kreasi ini, kami berharap warga binaan dapat mengekspresikan diri secara positif, mengembangkan bakat yang dimiliki, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat," ujar Wa Otje.
Salah seorang warga binaan yang juga menjadi instruktur tari, F, mengaku bangga dapat berbagi ilmu dan semangat kepada sesama warga binaan melalui kegiatan tersebut.
"Saya merasa bersyukur diberikan kesempatan untuk membimbing teman-teman dalam belajar Tari Tifa Kreasi. Kegiatan ini membuat kami lebih percaya diri, kompak, dan terus semangat menjalani pembinaan. Saya berharap ilmu yang kami pelajari dapat menjadi bekal yang bermanfaat ketika kembali ke masyarakat," ungkap F.
Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Kelas III Ambon, Hesta Van Harling, menegaskan bahwa pembinaan berbasis seni menjadi salah satu sarana efektif dalam membentuk karakter warga binaan agar lebih disiplin, kreatif, dan produktif.
"Kami terus berupaya menghadirkan program pembinaan yang mampu mengembangkan potensi warga binaan secara menyeluruh. Melalui Kelas Tari Tifa Kreasi, kami ingin memberikan ruang bagi mereka untuk berkarya, melestarikan budaya daerah, serta membangun karakter dan rasa percaya diri sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti," tutur Hesta.
Melalui pelaksanaan Kelas Tari Tifa Kreasi yang rutin digelar setiap hari Jumat, Lapas Perempuan Kelas III Ambon berharap proses pembinaan berjalan semakin optimal serta mampu mencetak warga binaan yang kreatif, percaya diri, dan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.