Loading...

Detail Berita

Lentera Literasi Beta Puan Jadi Cahaya Perubahan, Lapas Perempuan Ambon Terima 200 Buku dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku

Admin 06 May 2026
Main Image

Ambon – Semangat membangun budaya literasi di lingkungan pemasyarakatan terus diperkuat oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon melalui sinergi bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku, Rabu (06/5). Hal tersebut ditandai dengan kunjungan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku ke Lapas Perempuan Ambon dalam rangka penyerahan 200 buku bagi perpustakaan “Lentera Literasi Beta Puan”.

Kegiatan diawali dengan penandatanganan berita acara serah terima antara Kepala Lapas Perempuan Ambon dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan akses literasi bagi warga binaan. Sebanyak 200 buku yang diserahkan terdiri dari berbagai kategori, mulai dari pengetahuan umum, keterampilan, kesehatan, hingga keagamaan. Buku-buku tersebut diharapkan menjadi sarana edukasi yang mampu menambah wawasan, membangun pola pikir positif, serta meningkatkan kualitas diri warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

Menariknya, bantuan buku tersebut merupakan bagian dari program pinjam pakai dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku. Melalui program ini, koleksi buku di perpustakaan “Lentera Literasi Beta Puan” akan dilakukan peremajaan atau pergantian setiap tiga bulan sekali sehingga warga binaan dapat terus memperoleh bahan bacaan baru yang lebih variatif dan edukatif.

Kepala Lapas Perempuan Ambon, Hesta van Harling, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa ketersediaan bahan bacaan memiliki peran penting dalam menunjang keberhasilan program pembinaan di dalam lapas.

“Buku merupakan jendela ilmu yang sangat penting dalam proses pembinaan. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Warga Binaan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan mereka,” ujar Hesta.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku, Husen, menyampaikan bahwa bantuan buku ini merupakan bentuk komitmen dalam mendukung pembinaan berbasis literasi.

“Ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi yang telah kita lakukan sebelumnya. Melalui program pinjam pakai buku ini, kami berharap Warga Binaan dapat lebih mudah mengakses bahan bacaan dan meningkatkan minat baca mereka,” ungkap Husen.

CPNS Lapas Perempuan Ambon, Nur Azizah Meisya, turut menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya aktualisasi yang berdampak langsung bagi Warga Binaan.

“Melalui kegiatan ini, kami sebagai CPNS berupaya menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi Warga Binaan, khususnya dalam meningkatkan minat baca dan kualitas pembinaan berbasis literasi. Kami berharap program ini dapat terus berkelanjutan dan memberikan dampak positif,” ujar Nur Azizah Meisya.

Salah satu Warga Binaan berinisial A mengaku senang dan antusias dengan adanya bantuan buku tersebut.

“Kami sangat senang dengan adanya buku-buku ini. Selain menambah pengetahuan, kami juga bisa mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat. Semoga ke depan semakin banyak buku yang bisa kami baca,” tuturnya.

Melalui sinergi ini, diharapkan program pembinaan di Lapas Perempuan Ambon semakin optimal serta mampu menciptakan Warga Binaan yang lebih berpengetahuan, mandiri, dan siap berkontribusi positif di tengah masyarakat.


Diskusi (0)