LPP Ambon Gelar Razia Gabungan dan Tes Urin, Warga Binaan Dinyatakan Negatif Narkoba
Ambon — Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Ambon melaksanakan kegiatan razia gabungan dan tes urin terhadap warga binaan, Jumat malam (22/5). Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIT tersebut dilaksanakan berdasarkan perintah Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku kepada seluruh UPT Pemasyarakatan se-Maluku sebagai bentuk deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban serta komitmen pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Maluku, Renny Picauly yang sekaligus memimpin apel bersama dan memberikan arahan sebelum pelaksanaan razia dan tes urin dimulai. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya sinergitas antarinstansi serta pelaksanaan tugas secara humanis, profesional, dan sesuai standar operasional prosedur.
Razia dilakukan secara menyeluruh pada seluruh kamar hunian warga binaan dengan melibatkan aparat penegak hukum dari Polsek Baguala, Koramil 1504-01, dan BNNP Maluku serta tim perwakilan Kanwil Ditjenpas Maluku.
Kepala Lapas Perempuan Ambon, Hesta Van Harling menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam menjaga keamanan dan memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap bersih dari barang terlarang dan penyalahgunaan narkoba.
“Razia dan tes urin ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menciptakan Lapas yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba serta barang-barang terlarang. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari deteksi dini guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan secara teliti terhadap kamar hunian warga binaan dan barang-barang milik WBP sesuai standar operasional prosedur yang berlaku. Hasil razia menemukan sejumlah barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, di antaranya cermin rusak, alat pencukur rusak, tali, dan batu tajam yang selanjutnya diamankan oleh petugas.
Kegiatan tes urin dilaksanakan oleh petugas kesehatan bersama peserta magang terhadap 10 orang warga binaan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh warga binaan yang menjalani tes urin dinyatakan negatif narkoba. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar berkat sinergitas yang baik antara jajaran pemasyarakatan bersama TNI, Polri, BNN, dan seluruh pihak terkait. Melalui kegiatan ini, LPP Ambon menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan pemasyarakatan yang bersih, aman, tertib, dan berintegritas.