Loading...

Detail Berita

Panen Pisang Warga Binaan, Wujud Nyata Pembinaan Kemandirian di Lapas Perempuan Ambon

Admin 04 July 2026
Main Image

Ambon – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan melalui kegiatan panen pisang yang dilaksanakan di lahan pertanian area beranggang belakang Lapas, Jumat (3/7)

Kegiatan panen dilaksanakan oleh Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Pembinaan bersama Kelompok Tani Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas III Ambon. Pada panen kali ini berhasil dipanen 1 tandan Pisang 40 Hari yang merupakan hasil dari program pembinaan kemandirian di bidang pertanian.

Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Pembinaan, Wa Otje, menjelaskan bahwa kegiatan panen tersebut merupakan hasil nyata dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan sekaligus implementasi Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.

"Panen pisang ini menjadi bukti bahwa warga binaan mampu mengembangkan keterampilan di bidang pertanian melalui pembinaan yang terarah dan berkesinambungan. Mereka terlibat langsung mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga panen. Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal yang bermanfaat bagi warga binaan ketika kembali ke tengah masyarakat, sekaligus mendukung Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan," ujar Wa Otje.

Kepala Lapas Perempuan Kelas III Ambon, Hesta Van Harling, menyampaikan bahwa program pembinaan kemandirian menjadi salah satu upaya strategis dalam membentuk warga binaan yang produktif, mandiri, dan memiliki keterampilan hidup yang dapat dimanfaatkan setelah bebas.

"Program pembinaan kemandirian merupakan salah satu upaya kami dalam membentuk warga binaan yang produktif, mandiri, dan memiliki keterampilan hidup. Keberhasilan panen pisang ini menjadi bukti bahwa dengan pembinaan yang konsisten dan berkelanjutan, warga binaan mampu menghasilkan karya yang bermanfaat. Kami akan terus mengembangkan program pertanian sebagai bagian dari implementasi Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan serta mempersiapkan warga binaan agar siap kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat," ujar Hesta.

Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Kelas III Ambon terus berkomitmen mengoptimalkan program pembinaan yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan. Program pembinaan kemandirian di bidang pertanian diharapkan tidak hanya menghasilkan produk yang bermanfaat, tetapi juga membentuk warga binaan yang memiliki keterampilan, disiplin, dan kepercayaan diri sebagai bekal untuk kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.


Diskusi (0)