Loading...

Detail Berita

Pastikan Keakuratan Data, Lapas Perempuan Ambon Lakukan Verifikasi Kependudukan Warga Binaan

Admin 28 April 2026
Main Image

Ambon – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Ambon melaksanakan kegiatan pendataan dan verifikasi data kependudukan bagi tahanan dan warga binaan, khususnya yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), Selasa (28/4).

Kegiatan ini diawali dengan kunjungan Kepala Disdukcapil Kota Ambon beserta jajaran yang diterima langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas III Ambon didampingi Kepala Subseksi Admisi dan Orientasi
Dalam keterangannya, Kepala Lapas Perempuan Kelas III Ambon, Hesta Van Harling menegaskan pentingnya kepemilikan identitas resmi bagi seluruh warga binaan sebagai bagian dari pemenuhan hak dasar.

“Kami berkomitmen memastikan setiap warga binaan memiliki identitas kependudukan yang sah sebagai dasar dalam pemenuhan hak-haknya serta mendukung proses pembinaan yang lebih optimal,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi dengan Disdukcapil merupakan langkah strategis dalam mewujudkan tertib administrasi kependudukan di lingkungan Lapas.

Sementara itu, Kepala Subseksi Admisi dan Orientasi, Grace Tomasoa, menjelaskan bahwa proses pendataan dan verifikasi dilakukan secara menyeluruh dan teliti guna memastikan keakuratan data warga binaan.

“Kami melakukan pendataan dan verifikasi secara teliti untuk memastikan setiap warga binaan memiliki data kependudukan yang valid dan sesuai dengan sistem Disdukcapil,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Grace menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi agar proses perekaman dan penerbitan e-KTP dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.

Di sisi lain, Kepala Disdukcapil Kota Ambon, Hanny M.S. Tamtelahitu, menyampaikan komitmennya dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan secara inklusif, termasuk bagi warga binaan di Lapas.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan administrasi kependudukan secara menyeluruh, termasuk menjangkau warga binaan di Lapas Perempuan Ambon agar seluruhnya memiliki identitas yang sah,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan jemput bola guna memastikan tidak ada warga negara yang terlewat dalam kepemilikan dokumen kependudukan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga binaan di Lapas Perempuan Kelas III Ambon dapat memiliki dokumen kependudukan yang sah, sehingga mendukung kelancaran pelayanan serta program pembinaan yang lebih optimal, transparan, dan akuntabel.


Diskusi (0)