Sinergi Lapas Perempuan Ambon dan GBI, Hadirkan Pembinaan dan Pengembangan Karakter bagi Warga Binaan
Ambon – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan. Kali ini, melalui sinergi bersama Badan Pengurus Gereja Bethel Indonesia (GBI) Bidang Pelayanan Masyarakat (PELMAS) Badan Pengurus Daerah Maluku, dilaksanakan kegiatan workshop pembinaan karakter bagi warga binaan, Senin (04/5).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Melupakan Masa Lalu dan Membangun Masa Depan yang Penuh Harapan”, yang bertujuan untuk memberikan penguatan mental dan spiritual agar para warga binaan mampu bangkit dari masa lalu serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya.
Workshop ini dilaksanakan di ruang layanan kunjungan Lapas Perempuan Ambon dengan menghadirkan materi pembinaan rohani, motivasi, serta pengembangan karakter yang positif dan konstruktif. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh warga binaan serta peserta magang yang turut berpartisipasi dalam mendukung jalannya program pembinaan.
Kepala Lapas Perempuan Ambon, Hesta Van Harling, menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas perhatian serta dukungan dari GBI dalam upaya pembinaan warga binaan.
“Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai bagian dari upaya pembinaan yang menyentuh aspek mental dan spiritual warga binaan, sehingga mereka memiliki bekal yang kuat saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Pdt. Dr. Renny Seipattiseun menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian gereja dalam mendukung proses pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
“Melalui workshop ini, kami ingin membantu warga binaan untuk berdamai dengan masa lalu dan membangun harapan baru demi masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.
Salah satu warga binaan berinisial M juga mengungkapkan rasa syukur dan harapannya setelah mengikuti kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini sangat berarti bagi saya, karena membantu saya untuk lebih menerima masa lalu dan mulai memikirkan masa depan yang lebih baik,” tuturnya.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan pembinaan di Lapas Perempuan Ambon semakin optimal, serta mampu membentuk karakter warga binaan yang lebih baik, mandiri, dan siap kembali ke tengah masyarakat.