Loading...

Detail Berita

Tidak Ada Ampun! Lapas Perempuan Ambon Nyatakan Perang Terbuka Lawan HALINAR

Admin 21 April 2026
Main Image
Ambon – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas melalui pelaksanaan Ikrar HALINAR (Handphone, Pungli, dan Narkoba), Selasa (21/4).

Dalam suasana penuh ketegasan dan semangat kebersamaan, seluruh jajaran petugas Lapas Perempuan Ambon berdiri satu barisan menyatakan komitmen tegas: tidak ada ruang bagi handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba di dalam lapas.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Ambon dan diikuti seluruh jajaran petugas. Hadir pula aparat penegak hukum dari Babinkamtibmas Polsek Baguala, Babinsa Koramil 1504-01 Baguala, serta perwakilan BNN Provinsi Maluku. Kehadiran lintas instansi ini menjadi bukti nyata bahwa pemberantasan HALINAR merupakan tanggung jawab bersama.

Dalam sambutannya, Kepala Lapas Perempuan Ambon, Hesta Van Harling menegaskan bahwa ikrar yang dilaksanakan bukan sekadar seremonial, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari.

“Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi HALINAR. Ini komitmen bersama, dan kami siap bertindak tegas,” tegas Hesta.

Ia juga menekankan bahwa seluruh petugas harus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas, serta memastikan tidak adanya peredaran handphone ilegal, pungutan liar, maupun narkoba.

Ketua Tim Bidang P2M BNNP Provinsi Maluku, Rezky Pratama, turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa langkah yang dilakukan Lapas Perempuan Ambon merupakan bentuk nyata komitmen dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

“Upaya seperti ini sangat penting untuk terus dilakukan secara berkelanjutan. Sinergi antara pemasyarakatan dan BNN menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba serta memperkuat integritas petugas,” ungkap Rezky.

Dengan pengawasan yang semakin diperketat serta sinergi yang terus diperkuat bersama BNN, Polri, dan TNI, Lapas Perempuan Ambon berkomitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan bebas dari penyimpangan.

Momentum ini sekaligus menjadi simbol bahwa pemberantasan HALINAR adalah tanggung jawab bersama—tanpa kompromi dan tanpa pengecualian.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan lapas yang aman, tertib, dan bebas dari HALINAR, serta mampu mendukung proses pembinaan warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik dan produktif.

Diskusi (0)