Bangun Kebersamaan dan Toleransi, Lapas Perempuan Ambon Matangkan Persiapan Buka Puasa Bersama
Ambon — Menyambut kegiatan Buka Puasa Bersama, Panitia Hari-Hari Besar Kenegaraan dan Keagamaan Lapas Perempuan Kelas III Ambon menggelar rapat dan kerja teknis sebagai bentuk kesiapan menyukseskan kegiatan tersebut, Rabu (25/2)
Persiapan dilakukan secara kolaboratif dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh seksi bekerja secara terpadu, mulai dari Seksi Perlengkapan yang memastikan kesiapan sarana dan prasarana, Seksi Acara yang menyusun rangkaian kegiatan secara sistematis, hingga Seksi Konsumsi yang mengoordinasikan kebutuhan hidangan berbuka puasa. Seksi-seksi lainnya pun turut mengambil peran aktif sesuai tugas masing-masing.
Kolaborasi lintas seksi ini menunjukkan kuatnya budaya kerja tim di lingkungan Lapas Perempuan Ambon, di mana setiap unsur saling mendukung demi terselenggaranya kegiatan yang tertib, khidmat, dan bermakna.
Semangat toleransi juga tampak nyata dalam proses persiapan tersebut. Pegawai yang beragama Kristen menjaga sikap saling menghormati dan memberikan ruang serta dukungan penuh kepada rekan-rekan pegawai yang menjalankan ibadah puasa. Penyesuaian ritme kerja, suasana kantor yang kondusif, hingga koordinasi kegiatan dilakukan dengan penuh empati dan pengertian.
Kepala Lapas Perempuan Ambon, Hesta Van Harling menyampaikan bahwa nilai kebersamaan dan toleransi merupakan fondasi penting dalam membangun organisasi yang solid.
“Buka puasa bersama bukan hanya tentang sebuah acara, tetapi tentang bagaimana kita membangun harmoni, memperkuat sinergi, dan menjaga toleransi dalam keberagaman. Inilah kekuatan kita sebagai satu keluarga besar,” ujar Hesta.
Lebih dari sekadar persiapan kegiatan keagamaan, momentum ini mencerminkan komitmen Lapas Perempuan Ambon dalam merawat nilai-nilai kebhinekaan, memperkuat moderasi beragama, serta membangun budaya kerja yang inklusif dan saling menghargai. Di tengah keberagaman, soliditas dan toleransi menjadi energi positif yang memperkuat profesionalisme serta integritas dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan tersebut, Lapas Perempuan Ambon tidak hanya mempersiapkan sebuah kegiatan, tetapi juga meneguhkan jati diri institusi sebagai ruang kerja yang harmonis, humanis, dan berlandaskan nilai persatuan.