Dari Balik Jeruji, Harapan Bangkit: Ibadah Paskah Nasional Satukan Warga Binaan di Seluruh Indonesia
Ambon – Suasana penuh haru dan pengharapan menyelimuti Lapas Perempuan Kelas III Ambon saat Warga Binaan (WB) Nasrani mengikuti Ibadah Paskah Tahun 2026 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, Minggu (05/04).
Kegiatan ibadah yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom ini menjadi momentum spiritual yang menyatukan ribuan warga binaan di berbagai Lapas dan Rutan di Indonesia dalam satu iman dan pengharapan akan kebangkitan.
Di Lapas Perempuan Ambon, ibadah berlangsung di Gereja Eklesia mulai pukul 11.00 hingga 13.30 WIT dengan penuh khidmat. Warga binaan tampak mengikuti setiap rangkaian ibadah dengan sungguh-sungguh, didampingi langsung oleh petugas pembinaan.
Kepala Lapas Perempuan Ambon, Hesta Van Harling dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi warga binaan.
“Paskah bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi momentum kebangkitan dan harapan baru bagi warga binaan. Kami ingin memastikan bahwa pembinaan yang diberikan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga menyentuh sisi spiritual, sehingga mereka memiliki kekuatan untuk berubah dan bangkit menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkap Hesta.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Lapas Perempuan Ambon berkomitmen untuk terus menghadirkan pembinaan yang humanis dan bermakna.
“Di balik keterbatasan, kami terus berupaya menghadirkan program pembinaan yang memberi harapan. Karena pada dasarnya, setiap warga binaan berhak mendapatkan kesempatan kedua untuk memperbaiki diri dan kembali ke masyarakat,” tambahnya.
Pelaksanaan ibadah secara nasional ini merupakan bentuk nyata komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam memberikan pembinaan spiritual yang merata bagi seluruh warga binaan tanpa terkecuali.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para warga binaan dapat semakin dikuatkan secara spiritual, serta memiliki semangat untuk menjalani proses pembinaan dan kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.