Dari Balik Tembok Menuju Masa Depan, Lapas Perempuan Ambon Gandeng BPVP Ambon Perkuat Pembinaan Vokasi.
Ambon – Di balik tembok pemasyarakatan, harapan untuk masa depan yang lebih baik terus tumbuh. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon berkomitmen menghadirkan pembinaan yang tidak hanya membentuk karakter, tetapi juga membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang bermanfaat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui sinergi bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ambon guna memperkuat program pembinaan berbasis kompetensi dan keterampilan kerja, Kamis (5/03)
Melalui kerja sama ini, Lapas Perempuan Ambon berupaya menghadirkan program pelatihan vokasi yang lebih terarah serta relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Dengan demikian, warga binaan tidak hanya menjalani masa pembinaan, tetapi juga memperoleh bekal keterampilan yang dapat menjadi modal untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Lapas Perempuan Kelas III Ambon, Hesta Van Harling, menegaskan bahwa penguatan pembinaan vokasi merupakan bagian penting dalam mewujudkan tujuan pemasyarakatan, yakni membentuk warga binaan menjadi pribadi yang lebih mandiri dan produktif.
“Pembinaan di Lapas tidak hanya berfokus pada pembinaan kepribadian, tetapi juga pada peningkatan keterampilan yang dapat menjadi bekal bagi warga binaan ketika kembali ke masyarakat. Melalui sinergi dengan BPVP Ambon, kami berharap program pembinaan yang dilaksanakan dapat semakin berkualitas dan mampu meningkatkan kompetensi warga binaan,” ujar Hesta.
Kalapas juga menambahkan bahwa pemasyarakatan pada hakikatnya merupakan proses pembinaan yang memberikan kesempatan bagi setiap warga binaan untuk memperbaiki diri dan menata kembali masa depan mereka.
“Pemasyarakatan bukan sekadar menjalani masa pidana, tetapi proses pembinaan untuk memulihkan harapan dan menyiapkan masa depan yang lebih baik bagi warga binaan. Melalui pembinaan vokasi, kami ingin memastikan mereka memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal untuk hidup mandiri ketika kembali ke masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BPVP Ambon, Yustianto menyampaikan apresiasi atas komitmen Lapas Perempuan Ambon dalam memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Ia juga menegaskan kesiapan BPVP Ambon untuk mendukung berbagai program pelatihan vokasi yang dapat meningkatkan keterampilan dan kompetensi warga binaan.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Lapas Perempuan Ambon dalam menghadirkan pembinaan berbasis keterampilan bagi warga binaan. BPVP Ambon siap bersinergi melalui berbagai program pelatihan vokasi agar warga binaan memiliki kompetensi yang bermanfaat sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPVP Ambon juga mengajak Kepala Lapas Perempuan Ambon untuk meninjau langsung fasilitas pelatihan yang tersedia, salah satunya ruang kegiatan menjahit yang menjadi bagian dari program pelatihan vokasi di BPVP Ambon. Peninjauan tersebut memberikan gambaran mengenai proses pelatihan keterampilan serta peluang kerja sama yang dapat dikembangkan ke depan dalam mendukung pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan program pembinaan di Lapas Perempuan Ambon semakin berkembang, inovatif, serta mampu memberikan dampak positif dalam mempersiapkan warga binaan menjadi pribadi yang terampil, mandiri, dan siap berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.
Dengan penguatan pembinaan vokasi dan sinergi bersama berbagai pihak, Lapas Perempuan Ambon terus berkomitmen menghadirkan pemasyarakatan yang lebih humanis, produktif, serta berdampak nyata dalam mempersiapkan warga binaan kembali ke tengah masyarakat.