Jelang Ramadhan, Lapas Perempuan Ambon Hadirkan Sinergi Pembinaan dan Kepedulian Sosial
Ambon, INFO_PAS – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Ambon menghadirkan wajah pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan internal, tetapi juga pada kepedulian sosial yang nyata di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan kerja bakti pembersihan Area dalam Mesjid dan Halaman sekitar masjid yang melibatkan pegawai, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), serta masyarakat sekitar, Rabu (18/02) Lapas Perempuan Ambon menunjukkan bahwa pembinaan bukan sekadar proses menjalani masa pidana, melainkan proses membangun kembali nilai tanggung jawab dan kepedulian sosial.
Sejak pagi hari, suasana kebersamaan tampak terasa. Pegawai, Warga Binaan terpilih, dan warga sekitar bahu-membahu Membersihkan halaman dan Area sekitar mesjid , hingga membersihkan tempat air wudhu. Tidak ada sekat, tidak ada jarak yang terlihat hanyalah semangat gotong royong menyambut bulan penuh berkah.
Kepala Lapas Perempuan Ambon Hesta Van Harling dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan karakter yang menanamkan nilai empati, tanggung jawab, dan kesiapan kembali hidup berdampingan dengan masyarakat.
“Pembinaan bukan hanya tentang kepatuhan terhadap aturan, tetapi tentang membentuk hati yang mau peduli dan memberi manfaat. Momentum Ramadan menjadi pengingat bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menghadirkan kebaikan bagi sesama,” ujarnya.
Pelibatan WBP dalam kegiatan sosial ini dilakukan secara selektif sesuai SOP dan tetap memperhatikan aspek keamanan serta pembinaan. Namun lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran sosial yang sesungguhnya tentang kepercayaan, kesempatan, dan harapan.
Pengurus masjid setempat menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi semangat kebersamaan yang ditunjukkan. Menurutnya, kehadiran Lapas Perempuan Ambon tidak hanya membantu memperindah rumah ibadah, tetapi juga mempererat hubungan antara lembaga pemasyarakatan dan masyarakat.
Momentum menjelang Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan nilai-nilai kebersihan hati, pengampunan, dan kepedulian. Melalui sinergi pembinaan dan aksi sosial ini, Lapas Perempuan Ambon menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembinaan yang humanis dan berorientasi pada pemulihan.
Kerja bakti tersebut ditutup dengan doa bersama, sebagai harapan agar bulan Ramadan yang akan datang membawa keberkahan, kedamaian, dan semangat perubahan yang lebih baik bagi seluruh pihak.
Apa yang dilakukan hari itu bukan sekadar membersihkan dinding dan halaman masjid. Lebih dari itu, ada nilai kebersamaan yang tumbuh, ada kepercayaan yang dibangun, dan ada harapan yang kembali dinyalakan.
Karena pembinaan yang sesungguhnya adalah ketika perubahan tidak hanya terlihat di dalam lembaga, tetapi juga dirasakan di tengah masyarakat.