Loading...

Detail Berita

Kolaborasi Kuat! PKK Maluku, LPP Ambon, dan Tenaga Medis Hadirkan Layanan Kesehatan untuk Warga Binaan

Admin 14 April 2026
Main Image

Ambon – Di balik tembok tinggi dan jeruji besi, harapan itu tetap hidup. Melalui kolaborasi antara Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, Lapas Perempuan Kelas III Ambon, dan tenaga medis, layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis serta sosialisasi kesehatan reproduksi dihadirkan bagi warga binaan perempuan, Selasa (14/4).

Kegiatan ini bukan sekadar pelayanan kesehatan, tetapi menjadi simbol nyata bahwa perhatian dan kepedulian tetap menjangkau mereka yang tengah menjalani masa pembinaan. Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa, hadir langsung dan memberikan sambutan. Ia menegaskan bahwa kesehatan perempuan merupakan fondasi penting dalam membangun kehidupan yang lebih baik.


“Perempuan harus sehat, kuat, dan berdaya. Di manapun berada, hak atas kesehatan tidak boleh terabaikan,” tegasnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi kesehatan reproduksi oleh Direktur RSUD dr. M. Haulussy Ambon. Setelah itu, dilaksanakan pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengecekan asam urat dan gula darah, konsultasi dengan psikolog, serta pemeriksaan mata oleh dokter spesialis mata. Kegiatan ini ditutup dengan pemberian kacamata dan obat-obatan sesuai kebutuhan bagi warga binaan.

Di sela-sela kegiatan, Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku turut memberikan dukungan dengan membeli produk hasil karya warga binaan, seperti keripik pisang dan tas rajut. Hal ini menjadi bentuk apresiasi nyata terhadap kreativitas warga binaan sekaligus mendorong semangat mereka untuk terus berkarya dan mandiri.

Kepala Lapas Perempuan Ambon, Hesta Van Harling, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan yang menyentuh aspek kemanusiaan secara utuh.

“Kolaborasi ini adalah kekuatan. Ketika pemerintah, organisasi masyarakat, dan tenaga medis bersatu, maka pelayanan yang diberikan menjadi lebih bermakna. Kami ingin memastikan bahwa warga binaan tidak hanya dibina, tetapi juga diperhatikan kesehatannya secara menyeluruh,” ungkap Hesta.

Sementara itu, sambutan oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku, Catherian V. Picauly, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pemasyarakatan.

“Kolaborasi seperti ini merupakan langkah strategis dalam mewujudkan pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada pemenuhan hak dasar warga binaan. Ini bukan sekadar kegiatan, tetapi upaya nyata dalam meningkatkan kualitas hidup warga binaan,” tegasnya.

Kegiatan berlangsung dengan antusias. Para warga binaan mengikuti setiap rangkaian pemeriksaan dan sosialisasi dengan penuh perhatian, menunjukkan bahwa layanan kesehatan dan edukasi seperti ini sangat dibutuhkan dan memberikan dampak positif.

Salah satu warga binaan berinisial T mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.

“Saya sangat bersyukur dengan adanya kegiatan ini. Kami bisa memeriksa kesehatan, mendapatkan obat, bahkan kacamata. Penjelasan tentang kesehatan perempuan juga sangat bermanfaat bagi kami,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para warga binaan dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan diri serta termotivasi untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depan


Diskusi (0)