Pelayanan Prima Jadi Komitmen, Lapas Perempuan Ambon Raih Nilai 94,41%
Ambon — Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon dalam memberikan pelayanan publik yang prima kembali mendapatkan hasil positif. Berdasarkan Survei Penyelenggaraan Pelayanan Publik yang dilakukan kepada pengguna layanan kunjungan keluarga warga binaan, Lapas Perempuan Ambon memperoleh nilai 94,41%, Senin (21/9)
Survei tersebut melibatkan 32 responden yang merupakan pengguna layanan kunjungan. Penilaian dilakukan terhadap 5 indikator indikator dengan Rincian Nilai Per Aspek dianatara lain ; Kebijakan, Pelayanan, Profesionalisme SDM, Sarana dan Prasarana, Sistem Informasi Pelayanan Publik Konsultasi dan Pengaduan pelayanan dengan menggunakan skala 1 sampai 5. Hasil tersebut menjadi gambaran atas pengalaman masyarakat dalam menerima layanan kunjungan di Lapas Perempuan Ambon.
Kepala Lapas Perempuan Ambon, Hesta van Harling, menyampaikan bahwa pelayanan prima merupakan komitmen yang terus dibangun oleh seluruh jajaran.
“Pelayanan prima menjadi komitmen kami. Setiap masyarakat yang datang untuk mendapatkan layanan, khususnya keluarga warga binaan, harus mendapatkan pelayanan yang baik, ramah, transparan, dan sesuai dengan ketentuan,” ungkap Hesta
Ia menambahkan bahwa hasil survei tersebut tidak hanya menjadi sebuah capaian, tetapi juga menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengguna layanan yang telah memberikan penilaian dan masukan. Nilai yang diperoleh menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan yang semakin baik,” tambahnya.
Pelayanan juga disampaikan oleh pengguna layanan kunjungan. Pridayatni Supriyatna, salah satu pengguna layanan kunjungan, menilai pelayanan yang diberikan petugas sudah berjalan dengan baik.
“Menurut saya, pelayanan kunjungan di Lapas Perempuan Ambon sudah baik. Petugasnya ramah, memberikan informasi dengan jelas, dan proses pelayanan juga cukup tertib. Semoga pelayanan seperti ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan ke depannya,” ungkap Pridayatni.
Senada dengan hal tersebut, Sarah Kadmaer, pengguna layanan kunjungan lainnya, turut mengapresiasi pelayanan yang diterimanya.
“Pelayanannya sudah baik, petugas juga ramah dan membantu selama proses kunjungan. Kami sebagai keluarga merasa cukup nyaman dengan pelayanan yang diberikan. Semoga ke depannya pelayanan di Lapas Perempuan Ambon semakin baik dan tetap mengutamakan kebutuhan masyarakat,” Tutur Sarah.
Hasil survei dengan nilai 94,41% menjadi motivasi bagi Lapas Perempuan Kelas III Ambon untuk mempertahankan kualitas pelayanan sekaligus melakukan perbaikan secara berkelanjutan. Melalui evaluasi dan masukan dari masyarakat, Lapas Perempuan Ambon berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang ramah, mudah, transparan, tertib, dan berkualitas, khususnya bagi keluarga warga binaan yang menggunakan layanan kunjungan.
Pelayanan prima bukan sekadar angka, tetapi komitmen untuk memberikan pengalaman layanan terbaik bagi masyarakat.