Dari PTSP hingga Ruang Besuk, Kalapas Perempuan Ambon Turun Langsung Awasi Pelayanan dan Sapa Keluarga Warga Binaan
Ambon — Memastikan pelayanan publik berjalan optimal tidak cukup hanya melalui laporan administrasi, tetapi juga membutuhkan pengawasan langsung di lapangan. Hal inilah yang dilakukan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Perempuan Kelas III Ambon bersama Kepala Urusan Tata Usaha saat melaksanakan pengawasan layanan kunjungan, Selasa (13/10).
Pengawasan dilakukan mulai dari ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) hingga ruang besuk untuk memastikan seluruh proses pelayanan berjalan tertib, aman, sesuai prosedur, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang datang mengunjungi keluarga mereka di Lapas Perempuan Ambon.
Tidak sekadar melakukan pemantauan, Kalapas juga menyempatkan diri menyapa dan berkomunikasi langsung dengan keluarga Warga Binaan yang sedang melaksanakan kunjungan. Interaksi tersebut menjadi bentuk perhatian pimpinan sekaligus upaya membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat pengguna layanan.
Suasana komunikasi yang hangat mencerminkan komitmen Lapas Perempuan Ambon dalam menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada ketertiban administrasi, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan keramahan.
Bagi keluarga, kunjungan merupakan momen penting untuk memberikan dukungan moral kepada anggota keluarga yang sedang menjalani masa pembinaan. Oleh karena itu, pelayanan yang tertib, aman, ramah, dan transparan menjadi bagian penting dalam mendukung proses pembinaan serta mempersiapkan Warga Binaan untuk kembali ke tengah masyarakat.
Melalui pengawasan langsung tersebut, Kalapas memastikan seluruh jajaran pelayanan senantiasa menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, serta berpedoman pada standar operasional prosedur yang berlaku.
“Pengawasan pelayanan harus dilakukan secara langsung untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Saya juga mengingatkan seluruh petugas agar senantiasa mengedepankan sikap ramah, humanis, dan profesional dalam melayani setiap pengunjung. Pelayanan yang baik bukan hanya tentang memenuhi standar operasional, tetapi juga bagaimana masyarakat merasa dihargai, aman, dan mendapatkan kepastian pelayanan,” tegas Hesta.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Lapas Perempuan Ambon dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Dengan semangat “Pembinaan Bermartabat, Perempuan Berdaya,” Lapas Perempuan Ambon terus berupaya menghadirkan pelayanan yang profesional, berintegritas, dan humanis bagi Warga Binaan maupun keluarga mereka.