Optimalkan Pelaksanaan Tugas, Jajaran Tata Usaha Lapas Perempuan Ambon Gelar Briefing Rutin
Ambon – Untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas serta memperkuat koordinasi antarpegawai, jajaran Tata Usaha Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon menggelar briefing rutin yang dipimpin oleh Kepala Urusan (Kaur) Tata Usaha, dan diikuti oleh seluruh staf Tata Usaha, Rabu (29/7).
Kegiatan briefing rutin tersebut dilaksanakan sebagai sarana untuk menyamakan persepsi, memperkuat komunikasi, serta memastikan setiap pelaksanaan tugas administrasi berjalan secara optimal. Selain menjadi wadah penyampaian arahan, briefing juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi pekerjaan yang telah dilaksanakan, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta menyusun langkah-langkah strategis guna mendukung kelancaran tugas dan fungsi Tata Usaha.
Dalam arahannya, Kepala Urusan Tata Usaha , Paulina Kiessya menekankan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan sinergi antarseluruh pegawai dalam menjalankan tugas sehari-hari. Ia mengingatkan agar setiap staf senantiasa menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan administrasi yang cepat, tepat, dan akuntabel.
"Briefing rutin merupakan bagian penting dalam membangun komunikasi yang efektif dan memastikan setiap tugas dapat dilaksanakan sesuai target. Dengan koordinasi yang baik, kita dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan mendukung terciptanya tata kelola organisasi yang semakin profesional," ujar Paulina.
Pada kesempatan yang sama, Staf Pengelola Barang Milik Negara (BMN), Hendrik Lesnussa, menyampaikan bahwa briefing rutin memberikan dampak positif terhadap pelaksanaan tugas di lingkungan Tata Usaha.
"Briefing rutin menjadi sarana yang efektif untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antarstaf. Dengan adanya arahan dan evaluasi secara berkala, kami semakin siap melaksanakan tugas secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan yang optimal. Kegiatan ini juga membantu kami menyelesaikan berbagai kendala secara cepat melalui koordinasi yang baik," ungkap Hendrik.
Melalui briefing rutin ini, Lapas Perempuan Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan kolaboratif. Dengan koordinasi yang semakin solid, diharapkan kualitas tata kelola administrasi serta pelayanan pemasyarakatan di Lapas Perempuan Ambon dapat terus meningkat sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan pelayanan publik yang prima.