Loading...

Detail Berita

Dari Pembinaan Lahir Karya, Festival Kreativitas Warga Binaan Lapas Perempuan Ambon Sukses Digelar

Admin 18 August 2026
Main Image

Ambon — Kreativitas warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon kembali mendapat ruang melalui Festival Kreativitas Warga Binaan. Kegiatan ini menjadi wadah bagi warga binaan untuk menyalurkan kreativitas, membangun kebersamaan, serta mengembangkan potensi melalui kegiatan yang positif dan produktif, Selasa (18/8)

Festival diikuti oleh perwakilan dari masing-masing kamar hunian dengan berbagai perlombaan menarik, yaitu fashion show menggunakan bahan-bahan bekas, lomba cita rasa nasi goreng, serta kreasi taman bunga.
Dalam fashion show, warga binaan memanfaatkan berbagai bahan bekas untuk diolah menjadi busana kreatif. Sementara pada lomba cita rasa nasi goreng, peserta menunjukkan kemampuan mengolah makanan dengan cita rasa dan penyajian terbaik.
Kreativitas juga ditampilkan melalui lomba kreasi taman bunga. Masing-masing perwakilan kamar hunian menata area dengan tanaman, bunga, dan ornamen kreatif sehingga menciptakan lingkungan yang lebih asri dan nyaman.

Berbagai karya dan penampilan tersebut dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari Kepala Kanwil Ditjenpas Maluku, Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Maluku, serta Kabagtum Kanwil Ditjenpas Maluku. Penilaian mencakup kreativitas, kerapian, keunikan, cita rasa, hingga penyajian hasil karya.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Maluku, Ricky Dwi Biantoro, mengapresiasi pelaksanaan festival sebagai bagian dari pembinaan yang memberikan ruang kepada warga binaan untuk mengembangkan potensi dan keterampilan.

Ricky menyampaikan bahwa kreativitas warga binaan perlu terus diberikan ruang untuk berkembang. Kegiatan positif dan produktif diharapkan dapat menjadi pengalaman sekaligus bekal bagi warga binaan ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lapas Perempuan Ambon, Hesta Van Harling, turut menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memberikan ruang kepada warga binaan untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka.

“Setiap karya yang dihasilkan merupakan bagian dari proses pembinaan dan menjadi bekal positif untuk kembali ke masyarakat,” ujar Hesta.

Salah satu warga binaan berinisial D mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut.

“Senang bisa ikut kegiatan ini. Kami bisa berkreasi, bekerja sama, dan menunjukkan kemampuan. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan dan menjadi bekal bagi kami saat kembali ke masyarakat,” ujar D.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang. Penghargaan diserahkan langsung oleh masing-masing juri kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas, kerja keras, dan partisipasi dalam festival. Selain perlombaan bagi warga binaan, turut diumumkan pula pemenang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) bagi pegawai Lapas Perempuan Ambon. Penyerahan hadiah menjadi penutup rangkaian kegiatan yang berlangsung penuh semangat dan kebersamaan.


Diskusi (0)