Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalisme, Kalapas Perempuan Ambon Jalani Uji Kompetensi dalam Program Profiling ASN
Admin
02 September 2026
Ambon – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Perempuan Kelas III Ambon mengikuti Uji Kompetensi dalam Program Profiling Aparatur Sipil Negara (ProASN) yang berlangsung di UPT Badan Kepegawaian Negara (BKN) Ambon, Selasa (01/9). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memetakan kompetensi dan potensi pegawai secara objektif sebagai dasar dalam pengembangan manajemen talenta dan karier ASN.
Melalui ProASN, pemetaan kompetensi diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih terukur mengenai potensi dan kapasitas pegawai sesuai dengan kebutuhan organisasi. Pelaksanaan uji kompetensi melibatkan pegawai Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai pelaksana. Rangkaian asesmen dilakukan secara terukur untuk memperoleh profil kompetensi dan potensi peserta.
Kalapas Perempuan Ambon, Hesta Van Harling, menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam ProASN merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
“Keikutsertaan dalam ProASN menjadi kesempatan bagi saya untuk mengukur kompetensi dan potensi yang dimiliki. Hasil asesmen ini nantinya dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan diri dan memberikan kinerja terbaik bagi organisasi,” ujar Hesta.
Ia menambahkan bahwa peningkatan kompetensi ASN perlu dilakukan secara berkelanjutan guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan.
Sebagai informasi, Uji Kompetensi ProASN diikuti oleh 27 peserta dari jajaran Pemasyarakatan Maluku. Keikutsertaan Kalapas Perempuan Ambon menjadi bagian dari komitmen Lapas Perempuan Ambon dalam mendukung pengembangan kompetensi dan manajemen talenta ASN.
Hasil asesmen nantinya diharapkan menjadi salah satu dasar dalam pemetaan talenta, pengembangan karier, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Melalui Program Profiling ASN, diharapkan pengelolaan sumber daya manusia dapat dilakukan secara lebih objektif dan berbasis kompetensi, sehingga mampu mendukung terwujudnya ASN Pemasyarakatan yang profesional, kompeten, berintegritas, dan berkinerja optimal.
Melalui ProASN, pemetaan kompetensi diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih terukur mengenai potensi dan kapasitas pegawai sesuai dengan kebutuhan organisasi. Pelaksanaan uji kompetensi melibatkan pegawai Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai pelaksana. Rangkaian asesmen dilakukan secara terukur untuk memperoleh profil kompetensi dan potensi peserta.
Kalapas Perempuan Ambon, Hesta Van Harling, menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam ProASN merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
“Keikutsertaan dalam ProASN menjadi kesempatan bagi saya untuk mengukur kompetensi dan potensi yang dimiliki. Hasil asesmen ini nantinya dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan diri dan memberikan kinerja terbaik bagi organisasi,” ujar Hesta.
Ia menambahkan bahwa peningkatan kompetensi ASN perlu dilakukan secara berkelanjutan guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan.
Sebagai informasi, Uji Kompetensi ProASN diikuti oleh 27 peserta dari jajaran Pemasyarakatan Maluku. Keikutsertaan Kalapas Perempuan Ambon menjadi bagian dari komitmen Lapas Perempuan Ambon dalam mendukung pengembangan kompetensi dan manajemen talenta ASN.
Hasil asesmen nantinya diharapkan menjadi salah satu dasar dalam pemetaan talenta, pengembangan karier, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Melalui Program Profiling ASN, diharapkan pengelolaan sumber daya manusia dapat dilakukan secara lebih objektif dan berbasis kompetensi, sehingga mampu mendukung terwujudnya ASN Pemasyarakatan yang profesional, kompeten, berintegritas, dan berkinerja optimal.